Pantai yang Ramai

010

Jangan pergi ke pantai saat musim liburan. Kalau tujuan ke pantainya ingin refreshing dan leyeh-leyeh, sepertinya musim liburan bukan waktu yang tepat untuk berkunjung ke sana. Terutama saat libur Idul Fitri dan akhir tahun. Pantai terdekat dengan kota bisa dipastikan membludak pengunjungnya. Dan akhirnya niat ingin leyeh-leyeh di pondokan di pinggir pantaipun harus dilupakan.

Itu yang terjadi pada keluarga kami akhir tahun lalu. Niatnya ingin mengajak Rayyan bermain di pantai, jadi kami pergi ke Pantai Mutun di daerah Pesawaran, Lampung. Kalau lalu lintas lancar, hanya butuh waktu 30 menit untuk tiba di sana. Rencana awalnya kami berangkat pagi kira-kira jam 6 supaya pantai belum ramai dan jalur ke sana lebih lancar. Namun karena sesuatu dan lain hal, akhirnya kami berangkat kira-kira pukul 8 lewat. Meski di perjalanan tidak terlalu macet, tapi setiba di sana, pantai sudah sangat ramai. Jauh lebih ramai dibanding hari Sabtu atau Minggu di akhir pekan biasa (bukan musim liburan). Selain itu, hari juga sudah agak panas. Ramai dan panasnya ini membuat kami jadi malas mau berlama-lama berjalan-jalan di pinggir pantai apalagi mau mengajak Rayyaan berenang.

011

Setelah sempat main-main air sebentar (jalan-jalan di air yang dangkal), akhirnya kami menyewa sebuah pondokan. Tapi lagi-lagi karena ramainya itu, berimbas ke banyaknya sampah di pantai. Sampahnya sih ada di dalam tong sampah, tapi karena banyaknya, bau sisa makanan yang tidak langsung diangkut cukup menganggu juga. Akhirnya hanya duduk-duduk sebentar, kamipun pulang. Sayang sih sebenarnya, karena biasanya Pantai Mutun cukup bersih. Kalau pergi ke sana saat pengunjung tidak membludak, kita bisa jalan-jalan atau duduk santai di pondokan sambil menikmati semilirnya angin bertiup.

012
Di perjalanan pulang, kami terpana melihat macetnya jalur menuju ke pantai. Tidak bisa lalu pulang lewat jalur yang sama. Untungnya ada jalur lain yang bisa ditempuh. Itupun kendaraan yang menuju ke pantai sudah mengular. Sepertinya Pantai Mutun dan sekitarnya benar-benar dipadati pengunjung di sisa hari itu. Bisa jadi tempat rekreasi lain di Bandar Lampung dan sekitarnya juga dijejali pengunjung. Sebelum kembail ke Manado rencananya saya akan mengajak Rayyaan ke pantai lagi (tanpa Papa karena sudah kembali ke Manado lebih dulu) di hari kerja, supaya bisa lebih santai main di pantai yang tidak ramai. Efek dari ketidakpuasan jalan-jalan di pantai minggu lalu, kami jadi lebih serius memikirkan soal liburan keluarga tahun ini bersama Rayyaan he he. Yuk mari, nabung dulu.

016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s