Have a Safe Flight, Papa!

020
Hari Minggu lalu (4 Januari) Rayyaan mengantar Papanya ke Bandara Raden Inten II. Papa memang kembali lebih dulu ke Manado sementara Rayyaan dan Mama masih memperpanjang liburan di Bandar Lampung he he. Namanya bocah diajak jalan ya senang-senang saja, apalagi bisa melihat pesawat (Rayyaan suka gambar dan mainan alat transportasi, terutama mobil, pesawat dan kereta api). Namun bagi saya ada kekhawatiran tersendiri mengantar Papanya kembali ke Manado. Penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah kabar duka yang menimpa dunia penerbangan Indonesia seminggu sebelumnya, saat pesawat Air Asia QZ8510 dinyatakan hilang kontak dan akhirnya diketahui mengalami kecelakaan jatuh di lautan. Terlebih lagi beberapa hari sebelumnya, cuaca di Manado sempat kurang bagus.Hari Minggu lalu pun cuaca tidak bisa dikatakan cerah, mendung sepanjang hari dan sempat hujan rintik-rintik. Tapi alhamdulillah tidak sampai mengganggu penerbangan. Kalau dipikir-pikir, justru jauh lebih deras hujan saat kami dalam penerbangan ke Bandar Lampung. Saya bahkan bisa melihat kilat dari kejauhan lewat jendela pesawat. Yah when it comes to death, semua rahasia Allah. Kita semua tentu berharap baik diri kita sendiri maupun keluarga sehat selamat tiba di tujuan.

023

Di Bandara Raden Inten II sendiri kami harus menunggu cukup lama karena pesawatnya terlambat datang. Frankly speaking menunggu di Bandara Raden Inten II tidaklah nyaman. Jumlah kursi sedikit sekali dan itupun dalam kondisi rusak. Meski bangunannya baru saya tidak melihat ada penambahan kursi baru. Selain itu banyak juga yang merokok. Mengingat makin banyak orang yang menggunakan jalur udara untuk berpergian, Bandara Raden Inten II rasanya masih harus banyak berbenah supaya lebih rapi, bersih, tertib, dan nyaman.

022

Saat menunggu, Rayyaan tentu saja sibuk hilir mudik ke sana ke mari. Saat Papa harus berangkat, Rayyaan sempat merengek ingin ikut, tapi untunglah tidak sampai menangis. Have a safe flight ya, Papa! Jeda waktu antara jadwal penerbangan pertama dan kedua cukup jauh, dan kedupa penerbangan itupun berbeda maskapai. Pesawat ke Manado dijadwalkan berangkat pukul 18:30. Itupun harus delay selama 1 jam. Tapi yang penting alhamdulillah Papa sampai dengan sehat dan selamat di Manado.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s