Tang Ting Tung dengan Keyboard Eyangkung

011

Ada satu benda di kamar Eyang yang menarik perhatian Rayyaan, yaitu keyboard lamanya Eyangkung. Rayyaan memang sering meminta Eyangkung menyalakan keyboardnya, ntah itu Eyangkung yang main atau Rayyaan yang pencet-pencet sendiri. Kadang-kadang Mama yang main beberapa lagu anak-anak yang Rayyaan suka, seperti Twinkle-Twinkle Little Star dan Cicak-Cicak di Dinding. Selain mendengarkan lagu, Rayyaan suka mendengarkan berbagai efek suara yang ada di keyboard Eyangkung. Misalnya suara kuda, helikopter, burung, dan suara gemercik air. Jadi bisa tebak-tebakan suara dengan Rayyaan deh. Rayyaan juga bisa mendengarkan berbagai jenis musik yang ada di keyboard misalnya waltz atau jazz. Biasanya keyboard dilengkapi dengan berbagai pilihan iringan musik atau ada demo lagu yang bisa didengarkan.

Saat jalan-jalan sore ke sebuah mall di Bandar Lampung, saya sempat masuk ke sebuah toko alat musik. Toko tersebut juga menerima pendaftaran kursus musik, hanya saja tempat belajarnya bukan di mall tersebut. Saya sempat membaca sebuah brosur tentang kursus musik untuk anak usia 2 tahun. Kursus ini isinya semacam pengenalan musik pada anak balita, beberapa kegiatannya adalah mendengarkan berbagai jenis lagu, bernyanyi bersama orang tua, bermain instrumen perkusi.

010
Berdasarkan buku yang saya baca, anak usia 2 tahun memang sudah mulai mengenali pola-pola nada yang menarik bagi dirinya, apa yang mampu ia kuasai serta dampak musik bagi dirinya. Jika ia merasa tertarik dengan musik yang ia dengar, maka ia akan menyukainya. Jika ia ternyata mampu memainkan melodi tersebut, ia akan semakin menyukainya. Terlebih jika musik tersebut memberikan dampak yang positif seperi merasa lebih senang atau menghasilkan pujian dari orang lain.

Adakah hubungan musik dengan kecerdasan anak? Hasil penelitian Ahmad Aldalah dari Universiti Sains Malaysia menunjukkan bahwa murid SD yang memiliki kecerdasan musikal lebih tinggi ternyata memiliki proses pemikiran dan kemampuan untuk menerima informasi yang lebih baik. Selain memasukkan anak ke kursus musik, beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk mengasah kecerdasan musikal anak dan bisa dilakukan sendiri di rumah diantaranya:

1. Mengajarkan berbagai konsep musik pada anak sejak dini, misalnya mengenalkan nada dasar do sampai si dan memperkenalkan berbagai alat musik dan cara kerjanya.
2. Bernyanyi untuk anak, mulai dari lagu anak-anak yang sederhana. Lama-kelamaan anak juga akan bisa menyanyikan lagu tersebut.
3. Fasilitasi anak agar dapat bermain alat musik. Tidak perlu alat musik yang harganya mahal, gunakan galon air mineral kosong atau gelas untuk dijadikan alat musik perkusi.
4. Karaoke keluarga atau bernyanyi bersama.

Sumber:

Deteksi Minat Bakat Anak – Andin Sefrina.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s