Tugas Rumah yang Cocok untuk Anak Sesuai Usianya

004
Belajar mengerjakan tugas rumah tak hanya untuk anak perempuan tapi juga untuk anak laki-laki. Eyangkungnya Rayyaan dari dulu tak sungkan membantu Eyangti menyapu, mengepel, juga mencuci baju. Papanya Rayyaan juga sering membantu Mama beres-beres dan mencuci baju. Para ibu yang tanpa ART pasti bisa kelelahan kalau harus mengerjakan semua tugas rumah sendirian tanpa ada yang membantu. Jadi saya juga ingin mengenalkan beberapatugas rumah pada Rayyaan. Harapannya tentu saja selain bisa bantu-bantu Mama he he, juga saat misalnya jauh dari orang tua, Rayyaan tidak kagok kalau harus mengerjakan ini-itu. Demikian pula saat Rayyaan dewasa dan punya keluarga sendiri, supaya tidak segan membantu isterinya dan bisa jadi contoh bagi anak-anaknya (hiyaaaa mikirnya kejauhan nih Mama he he).

006

Lalu tugas rumah jenis apa yang cocok bagi anak-anak? Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

Usia 2-3 tahun:

1. Membantu membereskan tempat tidur.
2. Mengumpulkan mainan dan buku.
3. Memasukkan pakaian kotor ke keranjang cucian.
4. Membantu memberi makan hewan peliharaan.
5. Mengelap perabotan dengan menggunakan kaus kaki di tangan.
6. Menyapu sudut tertentu di rumah.
7. Membantu mengelap jika ada air tumpah di meja/di lantai.

Usia 4-5 tahun:

1. Membersihkan meja makan.
2. Membantu menata meja makan.
3. Mengelap debu.
4. Membantu memasak dan menyiapkan makanan.
5. Membawa dan menyusun belanjaan.

Usia 6-8 tahun:

1. Mengurusi hewan peliharaan.
2. Menyapu dan mengepel rumah.
3. Membawa sampah keluar.
4. Melipat baju.

Usia 9-12 tahun:

1. Membantu mencuci kendaraan.
2. Belajar mencuci piring.
3. Memasak menu sederhana.
4. Membersihkan kamar mandi.
5. Menyapu halaman.
6. Membantu mencuci baju dengan mesin.

Usia 13-18 tahun:

1. Mengganti bohlam rusak.
2. Mencuci baju sendiri.
3. Membersihkan jendela.
4. Membersihkan kulkas dan peralatan dapur lainnya.
5. Memasak.
6. Membuat daftar belanjaan.

005

Yang tetap perlu diingat adalah karena setiap anak berbeda, mungkin saja ada anak yang butuh waktu lebih lama untuk bisa melakukan tugas tertentu. Orang tua juga sebaiknya tidak punya ekspektasi berlebihan pada anak seperti berharap anak langsung bisa mengerjakan tugas rumah dengan sempurna. Orang tua tentu saja harus mengajari dan mendampingi anak sebelum mahir melakukan tugas-tugas tersebut dan jangan pelit memberikan pujian bagi anak.

Sesuai usianya, salah satu tugas rumah yang saya kenalkan pada Rayyaan adalah membereskan tempat tidur. Di foto ini Rayyaan sedang merapikan tempat tidur di kamar di rumah Eyang. Supaya lebih rapi, spreinya diselipkan dengan menggunakan sebuah penggaris. Meski tentu saja masih dibantu supaya lebih rapi, tapi Rayyaan senang melakukannya. Setelah selesai biasanya Rayyaan akan berkata “dah papiiiii!” (sudah rapi). Selain merapikan tempat tidur, tugas rumah lain yang sudah dikenalkan pada Rayyaan adalah membuang sampah (misalnya kotak susu UHT) ke kotak sampah, membereskan mainan, dan memasukkan baju kotor ke keranjang khusus baju kotor miliknya. Terkadang Rayyaan juga ikut-ikutan menyapu lantai dengan sapu yang lebih ringan. Ya selama tugas rumah tersebut sesuai dengan usianya, dan saya tidak sedang dalam keadaan sangat repot dan terburu-buru, bagi saya sih tidak masalah jika Rayyaan ingin ikut-ikutan melakukan tugas rumah. Dan ternyata saat berhasil melakukan tugas tertentu dan dipuji, Rayyaan malah terlihat senang dan bangga. Terima kasih ya, Rayyaan sayang.

Sumber:

Age Appropriate Chore Charts.
Chores for Children.

Iklan

6 pemikiran pada “Tugas Rumah yang Cocok untuk Anak Sesuai Usianya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s