Melukis dan Membuat Kipas

002

Hari Rabu lalu ada yang bangunnya siang sekitar jam 7.30 sampai diledek Eyangti “Wah sekolahnya sudah mulai eh Rayyaan baru bangun,” he he. Yang diledek cuma bengong di gendongan Mama karena baru bangun. Kalau pagi-pagi nggak langsung diajak main biasanya bocah ini suka cari-cari perhatian. Pokoknya Mama perhatiin aku aja deh ya. Akhirnya Rayyaan saya ajak melukis di atas piring kertas dengan menggunakan pewarna makanan. Pewarna makannya saya tempatkan pada sebuah palette plastik, lalu saya sediakan tiga buah kuas dan sebuah wadah plastik untuk mencuci kuasnya.

001

Dulu sih kalau diajak melukis seperti ini Rayyaan maunya campur-campur semua warna. Kuasnyapun tidak dicuci dulu. Tapi kali ini dia sudah lebih paham. Sebelum menggunakan warna lain, kuasnya dicuci dulu. Kalau air cucianya sudah terlalu gelap, ia mengajak saya mengganti airnya dengan air keran. Melukisnya sih masih sesukanya. Selesai melukis, air cucian kuasnya berubah fungsi untuk merendam mobil-mobilan he he. Ya biarin deh. Sementara itu piring kertasnya dijemur dulu. Malam harinya, Rayyaan saya ajak membuat kipas dari piring kertas yang sudah dilukis. Caranya mudah saja. Saya ambil beberapa batang sumpit plastik, lalu saya ajak Rayyaan menempelkan sumpitnya ke piring kertas dengan selotip. Jadi deh kipasnya!

002

003

001

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s